Tunggul pohon tegak yang lapuk dengan celah vertikal yang dalam dan permukaan kulit kayu yang kasar dan bertekstur. Bagian atas menunjukkan serat kayu yang sudah tua dan pecah-pecah, sedangkan bagian dasarnya menampilkan tanah organik dan akumulasi puing-puing. Alat peraga hutan alami ini memberikan elemen yang realistis dan kasar untuk medan hutan, lingkungan luar ruangan, atau dekorasi pemandangan hutan belantara.
Tunggul pohon tegak yang lapuk dengan celah vertikal yang dalam dan permukaan kulit kayu yang kasar dan bertekstur. Bagian atas menunjukkan serat kayu yang sudah tua dan pecah-pecah, sedangkan bagian dasarnya menampilkan tanah organik dan akumulasi puing-puing. Alat peraga hutan alami ini memberikan elemen yang realistis dan kasar untuk medan hutan, lingkungan luar ruangan, atau dekorasi pemandangan hutan belantara.